Postingan

Apa Sih Atomy..?

Gambar
Atomy adalah Online Mall Terbesar di Korea dan telah launching di Indonesia bulan Oktober 2018, yang  fokus di produk Kesehatan, Kecantikan dan Keperluan Pribadi serta Rumah Tangga . Kalau di Indonesia sama seperti LAZADA, Tokopedia, Bukalapak, dll.  Berbeda dengan Atomy, jika anda mengajak atau merekomendasikan orang yang anda kenal, order dan membeli kebutuhan sehari-hari di ATOMY, perusahaan akan membayar anda dalam bentuk uang tunai. Dengan konsep Network Marketing Atomy adalah  MASSTIGE PHILOSOPHY, artinya  membuat produk yang BERKUALITAS dengan harga yang MASUK AKAL. Pernah ikut bisnis MLM..? Pasti tau betapa sulitnya untuk mendapatkan downline, daftar harus bayar, beli starter kit, harus tutup poin tiap bulan, dst... dst... Di Atomy semua hal tersebut tidak akan anda jumpai... Syarat pendaftaran dan menjadi member hanya KTP & No Telp/Hp... Mudah bukan..? • TIDAK Ada Biaya Pendaftaran • TIDAK Ada Kewajiban Tutup Point Tiap Bulan • TIDAK Ada Bia...

CERDAS MEMILIH KOMUNITAS

Dewasa ini banyak sekali bermunculan berbagai macam komunitas. Mulai dari komunitas para bapak, anak-anak, remaja, ibu rumah tangga, dan lain sebagainya. Selain di dunia nyata, di dunia maya pun ternyata menyimpan banyak sekali komunitas. Komunitas tersebut merebak di dunia maya bagaikan jamur di musim penghujan. Bahkan, akun, nomor, e-mail kita seringkali dimasukkan ke dalam suatu komunitas dunia maya tersebut tanpa verifikasi dari kita terlebih dahulu. Runyam memang jadinya. Pembaca yang budiman, Allah sendiri telah menciptakan manusia bersuku dan berbangsa-bangsa agar mereka berinteraksi satu samaa lain. Artinya, bersosialisasi merupakan kebutuhan pokok hidup manusia. Berawal dari bersosialisasi inilah manusia mulai membutuhkan komunitas untuk bisa lebih eksis. Hanya saja, banyak sekali komunitas yang justru merugikan dan menjerumuskan manusia ke dalam jurang kerugian di dunia dan akhirat. Oleh karena itu, kita dituntut untuk cerdas dalam memilih komunitas. Pembaca yang budiman...

You Get What You Are!

Gambar
Einstein mengatakan, “ Learning is not a product of schooling but the lifelong attempt to acquire it. “ Jadi, proses pembelajaran mestinya tidak berhenti saat lulus sekolah, tetapi perlu terus diupayakan sepanjang hayat. Nah, kalau kegiatan “membaca” kita anggap sebagai salah satu tolok ukur pembelajaran, kira-kira bagaimana faktanya di Indonesia? Saya ambil data hasil survey. Riset Roy Morgan Juli 2006 sd Juni 2007 terhadap 21.686 responden di 20 kota besar Indonesia menyatakan bahwa 8,6 juta orang mengunjungi toko buku, atau sekitar 12% dari jumlah penduduk kota tersebut. Cuma mengunjungi, belum tentu membaca atau membeli buku, karena di toko buku ada juga barang-barang nonbuku. Riset AC Nielsen Okt 2006 sd Sept 2007 di 15 kota besar Indonesia menyimpulkan bahwa 14% dari penduduk di 15 kota tersebut suka membaca, atau kurang dari 6 juta orang. Yang disebut “suka membaca” adalah dalam periode itu mereka membaca buku… belum tentu benar-benar “suka”, dan kita masih ... baca seleng...

Romansa Kehancuran

Gambar
Hari itu, aku tertatih. Tidak jelas aku sedang berada di mana. Samar-samar seperti di tengah-tengah antara sorga dan neraka. Tunduk, tengadah, bahkan sesekali kepalaku menengok ke arah kanan, kiri dan belakang. Aku berdiri di tengah-tengah dimensi hidup penuh khayal. Kepalan tanganku gusar dengan urat nadi yang tampak tegang. Dunia itu merogok dalam-dalam tenggorokanku sampai ke hulu hati, nafas sesak, denyutan pompa darah di jantungku keras, lebih keras, dan semakin keras. Aku larut dalam sugesti kecemasan dan rontaan kebingungan. Waktu itu sebuah tangan menepuk pundakku sebelah kanan. Seketika aku menoleh ke arahnya. Tampak ku lihat sesosok manusia misterius berpakaian putih, hampir mirip kakekku yang telah lama tiada. Tanpa sapa dia berkata. “Lihatlah hai anak muda, pandanglah sorga di belakangmu, begitu indah, asri, dengan hiasan bunga mawar mengitari pegunungan-pegunungan tinggi di sana. Sumber kehidupan yang bergelimang, rona-rona cahaya bintang berdansa dengan pepohonan.” ... ...

Yang Muda Yang Berwirausaha

Gambar
Oleh: Pratama Puji Perjalanan 1000 langkah selalu dimulai dari langkah pertama, kalo tidak berani melangkah dari sekarang, kapan lagi ? Action saja (Mas Mono) Tulisan di atas selalu saya ingat terus sepanjang hari, setelah saya mengikuti Seminar Entrepreur University Rabu (21/7) kemarin. Kebetulan yang mengisi acara tersebut adalah Mas Mono, pemilik waralaba Ayam Bakar Mas Mono yang sudah terkenal di Jakarta. Mas Mono berkisah pada awal perjalanannya tahun 2001 yang bekerja sebagai Office Boy (OB) di salah satu perusahaan di Jakarta, karena ingin maju dia membuat surat “memajukan diri” (bukan pengunduran diri) dan berjualan gorengan, setelah itu mencoba peruntungan dengan berjualan nasi uduk pada pagi hari dan ayam goreng kalasan pada siang harinya. Suatu hari, Mas Mono mendapat omset sangat tinggi karena berhasil menghabiskan 80 ekor ayam, namun keesokan harinya usaha tersebut digusur. Berawal dari situlah, Mas Mono berpindah tempat di daerah Tebet, dan membuka cabang. Usaha yang me...

Meditasi:Timur Bertemu Barat

Gambar
Meditasi adalah jalan pintas untuk mencapai pencerahan. Ini kata para guru spiritual. Meditasi, dalam banyak tradisi, memang sangat dianjurkan. Terutama dalam Buddhisme. Ada dua jenis meditasi, pertama Samatha Bhavana atau Meditasi Ketenangan, dan yang kedua adalah Vipassana Bhavana atau Meditasi Pandangan Terang. Ada pandangan yang berbeda di kalangan pengajar meditasi. Ada yang mengatakan bahwa seseorang harus melakukan dan mahir meditasi Samatha Bhavana terlebih dahulu. Baru setelah itu mereka masuk ke meditasi Vipassana Bhavana. Ada juga yang mengatakan bahwa untuk mencapai pencerahan tidak perlu dengan melakukan meditasi Samatha Bhavana terlebih dahulu tapi langsung meditasi Vipassana Bhavana. Meditasi Samatha Bhavana adalah pemusatan konsentrasi atau perhatian pada objek tertentu, misalnya napas. Ada empat puluh objek yang bisa digunakan untuk menditasi. Napas hanya salah satunya. Tujuan dari meditasi ini adalah untuk melatih pikiran sehingga terkendali dan akhirnya diam dan...

Yang Tak Kan Terlupakan

Gambar
Sore ini, aku dan suamiku berdua menikmati langit sore yang cantik warnanya. Semilir angin di daerah Ujung Berung, tempat suamiku dan aku tinggal begitu sejukkan hati. Setiap sore, kami selalu mempunyai jadwal tersendiri, yaitu duduk di depan rumah sambil berbincang-bincang dan menatap langit sore. Sore ini, percakapan kami berupa rencana, rencana akan pemberian nama yang akan diberikan bayiku saat lahir nanti. Kata dokter yang memeriksa kandunganku, anak yang sedang di dalam perutku ini kembar, lelaki dan perempuan. Aku dan Suamiku merancang berbagai banyak nama, dari mulai nama sederhana yang sudah sering dipakai, sampai nama buatan kami sendiri, tawa, dan sesekali cubitan gemas aku berikan kepada suamiku. Sampai pada akhirnya, aku da suamiku terhenti di dua nama “Annisa dan Aldi”, pikiranku mengajakku berpetualang kepada peristiwa dua tahun yang lalu… — Hari itu Bandung begitu menyengat, padahal AC sudah memelukku dengan rela hati, namun tetap saja aku meras...